Breaking News

Koperasi Desa Merah Putih Akan Hadirkan Layanan Ekonomi Terintegrasi hingga Tingkat Desa

Presiden Prabowo Subianto menyapa para pengurus koperasi dari berbagai daerah Indonesia saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta,26) . (photo by ANTARA)



Jakarta
– Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan diarahkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa sekaligus menjadi jalur utama penyaluran berbagai barang subsidi pemerintah agar tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu. Dalam kesempatan itu, Presiden menjelaskan kembali visi pembentukan KDKMP sebagai koperasi yang tidak hanya berfungsi sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai pusat pelayanan ekonomi terpadu bagi masyarakat desa.

Menurut Prabowo, KDKMP nantinya akan memiliki berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Layanan tersebut mencakup kantor koperasi, toko kebutuhan pokok, layanan simpan pinjam, hingga apotek desa yang menyediakan obat generik dengan harga lebih terjangkau.

"KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalam ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa dengan obat-obatan generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota," ujar Prabowo.

Selain layanan konsumsi dan kesehatan, koperasi tersebut juga akan dilengkapi fasilitas pendukung sektor produksi masyarakat desa. Pemerintah berencana menyediakan layanan logistik, gudang penyimpanan, hingga cold storage atau ruang pendingin untuk menjaga kualitas hasil pertanian agar tidak cepat rusak.

Presiden menilai keberadaan fasilitas tersebut penting karena banyak petani masih menghadapi kendala dalam mengelola hasil produksi, terutama ketika harga turun atau hasil panen tidak dapat segera dipasarkan.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti persoalan akses pembiayaan yang masih menjadi hambatan bagi masyarakat desa, khususnya petani. Menurutnya, keterbatasan modal selama masa tanam membuat sebagian warga terpaksa meminjam uang dari rentenir dengan bunga tinggi.

Karena itu, Presiden mendorong agar setiap desa memiliki koperasi simpan pinjam yang mampu memberikan akses pembiayaan dengan bunga lebih rendah dan sistem yang lebih berpihak kepada masyarakat.

"Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia," kata Prabowo.

Ia optimistis keberadaan koperasi simpan pinjam di setiap desa dapat membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir yang selama ini dinilai memberatkan, terutama bagi petani dan pelaku usaha kecil.

Selain menjadi pusat layanan ekonomi, Prabowo juga menegaskan bahwa KDKMP akan memiliki peran penting dalam distribusi barang subsidi pemerintah. Ia meminta agar penyaluran subsidi dilakukan melalui koperasi desa agar manfaatnya benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

"Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus! Saya katakan ini harus! Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang menerima," tegasnya.

Melalui program KDKMP, pemerintah berharap perekonomian desa semakin kuat, akses masyarakat terhadap layanan dasar semakin mudah, serta distribusi bantuan dan subsidi dapat berlangsung lebih transparan dan tepat sasaran.

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan hingga ke tingkat desa.(red/lis)

© Copyright 2022 - JURNAL Polisi News