KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mulai menyiapkan rencana pembukaan kembali destinasi wisata air panas di kawasan Gunung Kelud yang telah lama berhenti beroperasi sejak erupsi pada 2014 lalu. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata daerah sekaligus menghidupkan kembali potensi wisata alam yang sebelumnya menjadi salah satu daya tarik unggulan Kabupaten Kediri.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri telah melakukan pemetaan serta survei awal terhadap kawasan wisata air panas Gunung Kelud. Kajian tersebut bertujuan untuk melihat kondisi terkini lokasi, menilai kelayakan kawasan, serta memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung sebelum objek wisata tersebut kembali dibuka untuk masyarakat.
Kawasan wisata air panas Gunung Kelud sebelumnya menjadi salah satu destinasi yang diminati wisatawan karena menawarkan pengalaman menikmati sumber air panas alami dengan latar kawasan pegunungan. Namun, aktivitas vulkanik Gunung Kelud pada 2014 menyebabkan sejumlah perubahan kondisi kawasan sehingga pengelolaan wisata tersebut harus dihentikan sementara. Erupsi Gunung Kelud pada Februari 2014 juga membuat pemerintah melakukan berbagai penyesuaian terkait keamanan dan pengelolaan kawasan wisata.
Setelah lebih dari satu dekade tidak beroperasi, pemerintah daerah melihat masih adanya potensi besar yang dapat dikembangkan dari kawasan tersebut. Hasil kajian awal menunjukkan bahwa wisata air panas Kelud masih memiliki daya tarik untuk dikembangkan kembali, terutama dengan dukungan konsep wisata alam yang lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung saat ini.
Selain memperhatikan potensi wisata, Pemkab Kediri juga menempatkan aspek keamanan sebagai pertimbangan utama. Pembukaan kembali kawasan wisata di sekitar Gunung Kelud harus melalui berbagai kajian agar aktivitas wisatawan tetap berjalan dengan aman dan tidak mengabaikan kondisi lingkungan maupun faktor kebencanaan di kawasan gunung api.
Rencana pengaktifan kembali wisata air panas Kelud diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan kembali beroperasinya destinasi tersebut, peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal, seperti pedagang, penyedia jasa wisata, hingga masyarakat sekitar kawasan Gunung Kelud, juga diharapkan ikut meningkat.
Pengembangan kembali wisata air panas ini juga menjadi bagian dari strategi Pemkab Kediri dalam memperkuat sektor pariwisata daerah. Gunung Kelud selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata Kabupaten Kediri yang memiliki daya tarik alam, sejarah, serta potensi ekonomi yang besar. Pemerintah berharap pengelolaan kawasan tersebut ke depan dapat menghadirkan destinasi wisata yang aman, nyaman, dan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Dengan adanya persiapan pembukaan kembali wisata air panas Gunung Kelud, masyarakat kini menantikan hadirnya kembali salah satu destinasi legendaris Kabupaten Kediri tersebut. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kawasan ini berpotensi menjadi salah satu pilihan wisata unggulan yang menggabungkan keindahan alam pegunungan dengan pengalaman menikmati sumber air panas alami.(red/lis)


Social Header