Breaking News

Bukan Sekadar Pecahkan Rekor, Nikah Massal VW Kombi Lahirkan 53 Keluarga Baru di Kediri

Wali Kota Kediri Vinanda menyapa pasangan yang mengikuti nikah massal. (by radar kediri)


Kediri
– Suasana berbeda terlihat di Jalan Stasiun Kediri pada Jumat pagi. Jika biasanya kawasan tersebut dipenuhi aktivitas penumpang yang datang dan pergi, kali ini justru berubah menjadi lokasi penuh kebahagiaan dengan digelarnya nikah massal menggunakan konsep unik.

Sebanyak 53 pasangan mengikuti prosesi pernikahan dengan cara yang tidak biasa, yakni melangsungkan akad nikah di dalam mobil klasik Volkswagen (VW) Kombi yang telah dihias dengan nuansa romantis.

Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena prosesi pernikahan umumnya digelar di gedung, rumah, maupun tempat ibadah. Namun kali ini, kendaraan klasik tersebut menjadi saksi dimulainya perjalanan rumah tangga puluhan pasangan dari Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, kegiatan tersebut bukan hanya tentang konsep unik maupun upaya mencatatkan rekor tertentu, tetapi lebih pada makna sosial dari lahirnya keluarga-keluarga baru.

“Di dalam mobil VW ini bukan hanya berkaitan dengan rekor Muri. Tapi ada yang jauh lebih bermakna, yaitu lahirnya 53 keluarga baru yang memulai kehidupan dengan penuh cinta, harapan, dan kebahagiaan,” ujar Vinanda.

Menurutnya, ada cerita menarik dari para pasangan peserta. Saat berbincang dengan sejumlah calon pengantin, Vinanda menemukan fakta unik bahwa beberapa pasangan ternyata pertama kali bertemu di lokasi yang sama.

Banyak pasangan mengaku pertemuan awal mereka terjadi di GOR Jayabaya.

“Satu hal unik yang ternyata selama ini Kota Kediri punya tempat khusus pencomblangan. Dari 53 pasangan yang saya tanya, beberapa orang ketemunya adalah di GOR,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian nikah massal tersebut digelar secara gratis bagi para peserta. Panitia telah menyiapkan berbagai kebutuhan mulai dari administrasi pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), tata rias, busana pengantin, hingga perlengkapan rumah tangga.

Tidak hanya itu, sejumlah peserta juga mendapatkan hadiah tambahan berupa voucher hotel.

Salah satu peserta, Heri Widodo, 43, warga Kelurahan Lirboyo, mengaku bersyukur bisa mengikuti program tersebut. Menurutnya, kemudahan pengurusan dokumen menjadi salah satu manfaat terbesar dari kegiatan ini.

“Semuanya gratis. Kami dibantu pemerintah setempat. Jadi pengurusan dokumen sangat mudah,” ujarnya.

Heri bersama istrinya, Yanti Ustarini, 42, sebelumnya telah menikah selama tiga tahun namun belum memiliki dokumen resmi pernikahan. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan ketika membutuhkan dokumen administrasi untuk berbagai keperluan keluarga.

Apalagi, pasangan tersebut kini telah memiliki enam anak yang nantinya membutuhkan kelengkapan administrasi kependudukan.

Ia mengaku senang karena pernikahan mereka kali ini terasa istimewa dengan konsep yang berbeda.

“Senang sekali bisa dimeriahkan. Baru pertama naik VW, merasa beruntung,” kata Heri.

Pantauan di lokasi, Jalan Stasiun Kediri dipenuhi suasana suka cita. Para pasangan tidak hanya datang berdua, tetapi juga membawa anak-anak dan keluarga besar untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Dengan konsep unik tersebut, nikah massal VW Kombi tidak hanya menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pasangan, tetapi juga menjadi cerita tersendiri bagi Kota Kediri dalam merayakan lahirnya keluarga-keluarga baru.(red/lis)

© Copyright 2022 - JURNAL Polisi News