Breaking News

Kasus Cacar Monyet Terus Bertambah, Pemprov DKI Lakukan Tracing Ketat

 

Jakarta, jurnalpolisinews.com - Kasus cacar monyet 'Mpox' di DKI Jakarta terus bertambah. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan Dinkes DKI Jakarta melakukan tracing ketat terkait penyebaran kasus itu.

"Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan tracing ketat terhadap kelompok-kelompok tertentu," kata Heru, kepada wartawan di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (2/11/2023).

Heru membenarkan adanya peningkatan jumlah kasus yang terjadi. Namun, dia memastikan semua pasien terkonfirmasi positif aktif cacar monyet akan divaksin.
Lebih jauh, Heru mengatakan, pihaknya langsung melokalisasi kasus jika ditemukan indikasi baru.

"Meningkat-meningkat pun ada yang memang harus divaksin, ada yang memang terindikasi, semuanya kita lokalisir," imbuh Heru.

Di sisi lain, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes DKI dr Ngabila Salama menyatakan kasus cacar monyet di DKI Jakarta terus bertambah. Sebanyak 24 kasus dilaporkan terkonfirmasi positif aktif cacar monyet sejak pertama kali dilaporkan pada 13 Oktober-1 November 2023.

Dia merinci, semua pasien positif aktif merupakan laki-laki berusia 25-50 tahun. Mereka, kata dia, saat ini tengah menjalani isolasi dan perawatan intensif di rumah sakit.

Update MPox Domisili DKI Jakarta per 1 November 2023 jam 19.00:

A. Kasus positif TOTAL: 25 orang

- 1 kasus Agustus 2022 (sembuh)

B. Kasus positif AKTIF: 24 orang, positivity rate PCR 29%, semua bergejala ringan, semua tertular dr kontak seksual, semua laki-laki berusia 25-50 tahun

- 1kasus 13 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 1 kasus 19 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 5 kasus 21 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 3 kasus 24 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 2 kasus 25 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 2 kasus 26 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 1 kasus 27 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 1 kasus 28 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 2 kasus 29 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 3 kasus 30 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 2 kasus 31 Oktober 2023 (isolasi RS)
- 1 kasus 1 November 2023 (isolasi RS)

C. Suspek / terduga bergejala: 6 orang

- 1 Nov 2023: 6 orang

D. Discarded (PCR negatif): 60 orang

E. KE Asimtomatis: 9 orang

F. Total Penerima Vaksinasi: 452 orang (dari target 495 orang).(red.L)

© Copyright 2022 - JURNAL Polisi News